MAJENE – Lantunan ayat suci Al-Quran menggema di lingkungan MTsN 1 Majene. Dalam rangka meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Quran, madrasah menyelenggarakan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) antar siswa yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama, Jumat (06/03).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan bakat dan kedalaman hafalan mereka. Terdapat dua cabang utama yang diperlombakan, yakni Lomba Tadaruz (seni membaca Al-Quran) dan Hafalan Juz 30 (Tahfidz).
Seluruh peserta tampil dengan antusias menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri. Kompetisi ini menitikberatkan pada beberapa aspek penilaian krusial, di antaranya:
Tajwid dan Fashohah: Ketepatan hukum bacaan dan kefasihan pelafalan.
Kelancaran Hafalan: Akurasi ingatan untuk peserta cabang Juz 30.
Irama dan Suara: Keharmonisan nada pada cabang Tadaruz.
Menjelang waktu berbuka, suasana menjadi lebih teduh dengan penyampaian Kuliah Tujuh Menit (Kultum) oleh Bapak Sahibuddin. Beliau memaparkan materi mengenai luar biasanya pahala membaca Al-Quran.
Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa setiap huruf yang dibaca bernilai kebaikan yang berlipat ganda. Beliau mencontohkan pembacaan “Alif Lam Mim”, di mana pahalanya tidak dihitung sebagai satu huruf, melainkan tiga huruf yang masing-masing membawa keberkahan tersendiri. Pesan ini diharapkan dapat memacu semangat para siswa dan rekan warga madrasah untuk lebih rajin berinteraksi dengan kitab suci.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama di area madrasah. Seluruh siswa, guru, dan staf berkumpul dalam suasana yang akrab menantikan kumandang azan Maghrib. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga madrasah.
Setelah membatalkan puasa dengan takjil sederhana, kegiatan ditutup dengan salat Maghrib berjamaah di musala madrasah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus memotivasi siswa untuk menjaga interaksi dengan Al-Quran, sekaligus memperkuat kekompakan keluarga besar MTsN 1 Majene.
Tinggalkan Komentar