MAJENE – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Majene terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang agamis dan bermental baja. Hal ini dibuktikan dengan konsistensi pengiriman tim Safari Ramadhan yang telah memasuki malam ke-11 pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi panggung nyata bagi para santri untuk mengaplikasikan ilmu dakwah yang mereka pelajari di bangku madrasah langsung ke tengah masyarakat.
Tahun ini, program Safari Ramadhan MTsN 1 Majene dirancang lebih masif dengan menyebarkan dai-dai cilik pilihan ke berbagai titik strategis di Kabupaten Majene. Fokus utama kegiatan ini adalah melatih kemampuan komunikasi publik (public speaking) siswa sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antara warga madrasah dengan jamaah masjid setempat.
Pada pelaksanaan malam ke-11 ini, Kepala MTsN 1 Majene, Bapak Sahid, S.Pd., turun langsung mendampingi para santri. Beliau hadir di Masjid Darul Muttaqien (Simullu), yang merupakan pusat aktivitas ibadah dan keseharian keluarga besar MTsN 1 Majene.
Kehadiran Bapak Sahid tidak hanya untuk memantau kualitas ceramah para siswa, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril dan apresiasi terhadap keberanian para santri yang bertugas. Dalam kesempatan tersebut, beliau bersama jajaran dewan guru turut berbaur dengan jamaah, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat antara pihak madrasah dan masyarakat Simullu.
Sebanyak tiga tim diterjunkan ke lokasi berbeda dengan komposisi Dai dan Pembawa Acara (MC) dari kalangan siswa-siswi terbaik:
Masjid Raudhatul Muhlisin (Landang): Menampilkan duet siswi dari kelas VIII D, yakni St. Syuaibah yang bertindak sebagai Daiyah dan Nur Afni sebagai MC. Penampilan mereka di wilayah Landang mendapatkan sambutan hangat dari jamaah setempat yang terkesan dengan penguasaan materi dakwah mereka.

Masjid Darul Mujahidin (Puawang): Di wilayah ini, delegasi MTsN 1 Majene diwakili oleh Muh. Isra (Kelas VIII A) sebagai Dai dan Nurul Maulidiya (Kelas VII B) sebagai MC. Meskipun masih duduk di bangku kelas VII dan VIII, keduanya menunjukkan ketenangan yang luar biasa saat menyampaikan pesan-pesan agama.

Masjid Darul Muttaqien (Simullu): Sebagai pusat kegiatan malam ini, tampil siswa kelas IX B, Afwan Dinarqiyah, sebagai Dai dengan didampingi oleh Nurhayati (Kelas VIII D) sebagai MC. Sebagai siswa tingkat akhir, Afwan menunjukkan kematangan dalam berdakwah di hadapan Kepala Madrasah dan jamaah masjid.

Program Safari Ramadhan ini diharapkan menjadi “laboratorium dakwah” bagi seluruh santri MTsN 1 Majene. Dengan terjun langsung ke masjid-masjid, para siswa tidak hanya belajar teori agama, tetapi juga belajar memahami psikologi jamaah dan dinamika di lapangan.
Keluarga besar MTsN 1 Majene berharap melalui syiar ini, masyarakat dapat melihat kualitas pendidikan karakter yang diterapkan di madrasah, di mana setiap siswa didorong untuk berani tampil dan membawa manfaat bagi umat. Kegiatan diakhiri dengan shalat tarawih berjamaah dan ramah tamah singkat antara tim safari dengan para tokoh masyarakat di masing-masing lokasi.
Tinggalkan Komentar